banner 728x250

Sinergi Lintas Instansi dan Relawan Pantau Karhutla di Perbatasan Cemoro Sewu–Cemoro Kandang

Sinergi Lintas Instansi dan Relawan Pantau Karhutla di Perbatasan Cemoro Sewu–Cemoro Kandang
Sinergi Lintas Instansi dan Relawan Pantau Karhutla di Perbatasan Cemoro Sewu–Cemoro Kandang
banner 120x600

MAGETAN — Tim gabungan dari Polres Magetan, TNI, BPBD, Perhutani, dan relawan melaksanakan pemantauan intensif terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di perbatasan Cemoro Sewu – Cemoro Kandang, Gunung Lawu, Sabtu (24/10/2026).

Kegiatan pemantauan dipusatkan di Menara Sakura Hill, Cemoro Kandang, Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Objek utama pemantauan meliputi area hutan Gunung Lawu, khususnya wilayah sekitar Pos 1 Cemoro Kandang serta kawasan Gondosuli dan Ngargoyoso.

banner 325x300

Pemantauan ini melibatkan Kapolsek Plaosan, AKP Agus Budi Witarno, S.H., bersama jajaran anggota Polsek Plaosan, personel BPBD Kabupaten Magetan, personel Perhutani KPH Lawu DS, serta perwakilan relawan Cemorosewu.

Berdasarkan hasil pengamatan dari Menara Sakura Hill, petugas mendapati satu titik asap putih masih mengepul di sebelah barat Pos 1 Cemoro Kandang. Selain itu, beberapa titik asap juga terpantau di wilayah Gondosuli, Tawangmangu, dan Ngargoyoso. Kondisi tersebut mendorong tim gabungan untuk memperkuat pemantauan lanjutan dan mendukung penanganan di lapangan.

Untuk mempercepat penanganan, sebanyak 67 relawan Cemorosewu asal Magetan telah bergabung dengan relawan Cemoro Kandang, Tawangmangu. Tim relawan bergerak langsung menuju lokasi kemunculan asap untuk membantu proses pemadaman sekaligus memastikan tidak ada lagi titik api yang memicu kebakaran susulan. Di sisi lain, petugas penanganan karhutla di wilayah Jawa Tengah turut mengerahkan helikopter untuk pemadaman melalui udara. Namun, upaya penyiraman baru dilakukan satu kali akibat terkendala kondisi cuaca yang mulai berkabut.

Kondisi cuaca di kawasan Gunung Lawu pada saat pemantauan terpantau mendung dan berkabut dengan arah angin bertiup ke barat laut, yang menjadi faktor penting bagi keselamatan serta strategi petugas di lapangan.

Kapolsek Plaosan, Agus Budi Witarno, S.H., menyatakan bahwa kegiatan ini dilakukan guna memantau perkembangan penanganan karhutla secara berkala serta memperkuat koordinasi lintas sektor.

“Dari hasil pemantauan, masih terlihat sejumlah titik asap di beberapa wilayah sehingga diperlukan penanganan lanjutan dan koordinasi yang intensif antarpersonel di lapangan,” ujar Agus.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur gabungan dan relawan yang turut ambil bagian, khususnya 67 relawan Cemorosewu dari Magetan yang bersinergi dengan relawan Cemoro Kandang. Ia berpesan agar seluruh tim dapat bekerja secara maksimal dengan tetap mengutamakan faktor keselamatan.

“Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran hutan, tidak membuang puntung rokok sembarangan, serta segera melaporkan kepada petugas apabila melihat titik api atau asap di kawasan hutan,” tambahnya.

Melalui Polsek Plaosan, Polres Magetan berkomitmen untuk terus mendukung sinergi lintas instansi dalam memantau dan menangani karhutla di kawasan Gunung Lawu, demi mengendalikan kebakaran, mencegah dampak yang lebih luas, serta menjaga kelestarian lingkungan dan keselamatan masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page