Surabaya – Pasar Atom bersama Eco Enzyme Nusantara Surabaya menggelar aksi lingkungan dengan menuangkan cairan eco enzyme (EE) ke aliran sungai Pasar Atom.
Kegiatan yang berlangsung pada Rabu, (14/10/2026), bertepatan dengan hari Elektronik International .Selain itu juga penyerahan 100 galon kura dan 30 keranjang sedekah sampah kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut stab ahli Walikota Surabaya Dedik Irianto, pecinta Lingkungan bapak Mayjend TNI (Purn) Halim Hermanto SH diwakili Drs Mayor Kasman Aroy bapak Laode Johan Moelyanto.
Hadir pula Kabid Wasis Sutikno ST, Ibu Satiah S.O.S, lurah Bongkaran Ilham Sampurno SH MSi, camat pabean cantikan Muhammad Januar Rizal S.STP. MSi, Ecoton Surabaya, team EEN Wilopo Padma Tya Maria Hurint Nina, Budi Santoso, Kenxin Henny Sulistyowati, team Margorukun, Kopi Cinta, Soleh Agung Fauzi, Teguh, Mayor TNI Karyo Edi dan Ibu Juanik.
Ketua Eco Enzyme Nusantara Surabaya, Christiany Tanzil mengatakan pasar Atom menerapkan pengelolaan sampah terpadu dengan memilah sampah organik dan anorganik sejak awal. Pemilahan ini membantu mengarahkan sampah untuk diolah sesuai jenisnya sekaligus mengurangi jumlah sampah yang dibawa ke tempat pemrosesan akhir.
“Area tempat penampungan sementara (TPS) juga disemprot secara berkala menggunakan cairan eco enzyme. Pengelolaannya ditujukan untuk membantu mengurangi bau tidak sedap dan menekan keberadaan lalat di sekitar lokasi penampungan,” tutur Christiany, pada Jumat (16/10).
Christiany, menyampaikan bahwa penuangan eco enzyme merupakan kegiatan rutin untuk mengajak masyarakat lebih peduli terhadap kebersihan sungai dan lingkungan.
“Eco enzyme dibuat melalui proses fermentasi limbah organik dan dapat menjadi salah satu langkah sederhana dalam mendukung pengurangan sampah serta menjaga lingkungan,” katanya.
Sementara itu Drs Dedik Irianto M.M Msi selaku staf ahli Walikota Surabaya sangat mengapresiasi dengan kegiatan EEN Surabaya aksi nyata penuagan EE dan sangat berterima kasih dengan penyerahan 100 galon kura dan 30 keranjang sedekah sampah kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya.
“Mudah mudahan ini suatu pukulan gong yang nantinya bisa ditiru oleh Mall lain mengolah sisa makanan menjadi kompos, sedangkan kulit buah difermentasi menjadi eco enzyme yang dapat dimanfaatkan sebagai cairan ramah lingkungan,” pungkasnya.


















