banner 728x250

Geger! Toko Emas di Tanah Merah Bangkalan Digrebek Terkait Jaringan Ilegal

banner 120x600

BANGKALAN — Praktek kotor dalam industri perhiasan kembali dikuliti. Unit Industri dan Perdagangan (Indagsi) Ditreskrimsus Polda Jatim baru saja mengobrak-abrik sebuah toko emas di kawasan Pasar Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan, pada Selasa (29/9/2026) sore. Hasilnya? Sang pemilik toko langsung diciduk karena diduga kuat menjadi bagian dari jaringan peredaran emas ilegal.

Penggeledahan yang berlangsung pukul 15.00 WIB ini sontak menggegerkan warga pasar. Pasalnya, toko yang terlihat normal sehari-hari itu diduga kuat menjual emas palsu, emas hasil jarahan, atau emas murni tanpa dokumen resmi yang merugikan masyarakat serta negara.

banner 325x300

Usai digerebek, pemilik toko langsung digelandang ke Mapolres Bangkalan malam harinya. Ironisnya, hingga saat ini pihak kepolisian masih terkesan irit bicara mengenai detail pelanggaran, total barang bukti yang disita, maupun modus operandi yang digunakan pelaku.

Saat dikonfirmasi, Kasi Humas Polres Bangkalan Ipda Agung Intama hanya memberikan jawaban normatif yang kerap membuat publik gemas. Ia membenarkan adanya pemeriksaan, namun melemparkan bola panas penanganan perkara sepenuhnya ke Polda Jatim.

“Alhamdulillah giat berjalan lancar. Untuk perkembangan selanjutnya nanti kami info. Yang meriksa Polda, sekarang dalam lidik,” ujar Agung singkat, seolah menutup rapat-rapat informasi krusial yang hakikatnya wajib diketahui masyarakat agar tidak menjadi korban penipuan emas serupa.

Sikap kepolisian yang serba rahasia dan irit informasi dalam kasus-kasus besar seperti ini sering kali memicu spekulasi liar di tengah masyarakat. Publik kini bertanya-tanya: Apakah ini murni penegakan hukum, atau sekadar fenomena ‘gunung es’ dari lingkaran mafia emas yang melibatkan oknum-oknum besar di belakangnya?Toko emas di pasar aja bisa main ilegal, gimana toko besar? Mana polisinya masih irit bicara lagi pas ditanya detailnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *