Surabaya – Owner PT. Chatour H. Muhibbin Billah, yang memberikan kebijakan afirmasi kepada Ex Jamaah PT. Arofah Mina membuktikan komitmennya dengan kembali memberangkatkan jamaah umroh PT. Arofah Mina yang sudah tertunda selama dua tahun.
Kader Ansor peraih penghargaan sebagai owner travel terbaik selama dua kali berturut dari Maskapai penerbangan Lion Air itu secara langsung melepas keberangkatan jamaah umroh Ex PT. Arofah Mina, pada Senin (28/08/2023).
Dengan menggunakan maskapai penerbangan Batik Airlines Surabaya tanpa transit menuju tanah suci tersebut diikuti oleh 48 pax jamaah umroh ex PT. Arofah Mina setelah sebelumnya para jamaah umroh dibekali dengan manasik di hotel Santika Gresik, pada (26/08/2023) kemarin.
H. Muhibbin Billah dalam keterangan persnya menghimbau kepada jamaah yang masih tertunda dan belum mendapat panggilan dari PT. Arofah Mina di bulan Agustus untuk bersabar dan mengikuti jadwal skema keberangkatan yang sudah disiapkan secara profesional dan terpercaya oleh CHATour.
“Kita harapkan jamaah bersabar dan mengikuti formula skema jadwal keberangkatan yang sudah kita siapkan dengan detail dan matang. Kami sudah berkolaborasi dengan PT. Arofah Mina untuk membuat formula ideal keberangkatan” terang Billah.
Skema Formula yang disusun oleh PT. Cemerlang Hajar Aswad (CHATour) dan PT. Arofah Mina itu adalah 80% + 20%, dimana 80% harus diisi oleh jamaah yang sudah membayar DP dibawa Rp. 10.000.000, dan 20% diisi oleh jamaah yang sudah masuk DP di atas Rp. 10.000.000, sampai Lunas.
“Dengan Formula Keberangkatan ini kami pastikan seluruh Jamaah Ex PT. Arofah Mina akan kami berangkatkan melalui CHATour sesuai jadwal keberangkatan yang kita siapkan” jelas Billah.
Sementara itu Direktur PT. Arofah Mina H. Heru Wibowo mengatakan, selama dirinya menggeluti bisnis travel umroh baru di tahun ini pihaknya melakukan salah langkah dalam mengambil kebijakan.
“Saya sudah 16 tahun di travel umroh dan bikin keputusan mengikat diawal program dengan mempublish kalimat harga paket umroh mengikat dengan jaminan tidak ada kenaikan harga, padahal imbas pandemi pada tahun lalu kami harus berangkatkan 4300 jamaah yang tidak kami naikan harga paket umrohnya,”
Kemudian untuk belanja biaya sudah naik 6-7 juta per jamaah. Akhirnya sisa 6000 jamaah terpaksa harus gagal berangkat karena anggaran sudah habis untuk memback up 4300 jamaah sebelumnya.
Pada kesempatan itu pihaknya juga memberitahukan bahwa PT. Arofah Mina tidak dalam akuisisi oleh perusahaan manapun, seraya masih yakin dan optimis bahwa PT. Arofah Mina mampu bangkit dan menyelesaikan sisa jamaah yang saat ini belum berangkat untuk bisa semuanya diberangkatkan berkat kerjasama dan advokasi program dari H. Muhibbin Billah selaku owner CHATour.
“Saya ucapkan terima kasih banyak kepada Muhibbin atas bantuan dan kemudahannya yang luar biasa diberikan kepada kami PT. Arofah Mina, selaku sesama pelaku usaha travel ibadah ke tanah suci beliau sangat ingin PT. Arofah Mina bisa bangkit kembali dan kembali berkhidmat melayani umat ke tanah suci” Pungkasnya.
Heri Wibowo percaya dan yakin dengan melihat track record H. Muhibbin Billah bahwa seluruh jamaah umroh PT. Arofah Mina akan selesai berangkat pada Februari 2024 melalui skema program dari PT. CHATour.
