Agro Eduwisata tersebut akan dijadikan wisata edukasi tentang tanaman agro yang dikembangkan pemerintah di lahan tersebut. Pembangunan pagar untuk menentukan pintu masuk yang akan digunakan untuk penarikan karcis yang akan jadi retribusi sumber PAD.
“Selama ini kan pintu masuk dan keluarnya tidak ada, jadi belum bisa ditarik karcis masuk,” tuturnya.
Pada tahun 2022, lembaganya hanya bisa membangun akses jalan, sedangkan tahun 2023 akan dipasang pagar kawat. Sebab anggaran belum memungkinkan untuk pagar tembok.
“Hanya cukup untuk pagar kawat, karena anggarannya terbatas, sekitar Rp 200 juta,” ungkapnya.
Reporter : Ibad
Editor : Jml
