Surabaya – Tragedi Kanjuruhan pada Sabtu (1/10) lalu, menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban dan Aremania. Ini karena ratusan orang menjadi korban meninggal dunia.
Ungkapan doa dan simpati terus mengalir kepada korban. Keprihatinan yang mendalam membuat Kepolisian Sektor Polsek Krembangan Surabaya, melaksanakan doa bersama Bonek di Musholla Mapolsek Krembangan, Jalan Kalianak Timur 153 Surabaya.
Turut hadir dalam doa bersama AKP Sudaryanto, S.H., M.H. Kapolsek Krembangan bersama Kanit Reskrim AKP Evan Andias S.H, dan Ketua Komunitas Bonek Kalianak bersama Anggota Bonek Kalianak Surabaya, mengenang Tragedi Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Jumat (7/10/2022).
Dalam kesempatan itu, Kapolsek AKP Sudaryanto menyampaikan, rasa belasungkawa yang mendalam kepada para keluarga besar Aremania khususnya yang menjadi korban dalam tragedi di Stadion Kanjuruhan pada Sabtu malam (1/10) tersebut.
“Pelaksanaan doa bersama disertai zikir, tahlilan bertujuan untuk memanjatkan doa untuk para ratusan korban dan dua anggota polisi yang gugur saat bertugas,” kata AKP Sudaryanto.
Selain itu, menurut AKP Sudaryanto, sudah sepatutnya dan wajib memanjatkan doa untuk ratusan korban jiwa yang sudah lebih dulu menghadap Sang Khalik.
“Doa bersama yang digelar tersebut sebagai bentuk solidaritas sesama umat muslim,” ujarnya.
Namun ini perlu dijadikan pelajaran dan mengambil hikmah dibalik peristiwa yang menelan korban ratusan jiwa warga sipil dan dua orang personel polisi.
”Sebagai sesama muslim, se bangsa dan se tanah air, kita ikut prihatin, kejadian ini menjadi pelajaran bagi kita bersama, dan kita dapat mengambil hikmah,” pungkasnya.
