“Didalam membangun Digital Talent Scholarship itu tidak hanya masyarakatnya, tidak hanya perguruan tingginya, tetapi semua lapisan masyarakat, termasuk para pimpinan. Kami dari Kementerian Kominfo membuat road map program, ketika membangun ekosistem diperlukan membangun 4 sektor strategis yaitu infrastruktur digital, pemerintahan digital, ekonomi digital dan masyarakat digital,” imbuhnya.
Untuk menyiapkan masyarakat digital, Kominfo menyiapkan program Digital talent Scholarship (DTS) yang yang dirancang khusus bagi Generasi Milenial Indonesia untuk diikuti setidaknya 100.000 peserta setiap tahun. Program tersebut untuk masyarakat yang memiliki keterampilan menengah dan berfokus pada komputasi awan, AI, IoT, Big Data Analytics, dll. Kominfo juga mengundang sejumlah perusahaan teknologi global untuk bergabung dalam model pelatihan digital tersebut.
Program DTS bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan daya saing, produktivitas, profesionalisme SDM bidang teknologi informasi dan komunikasi bagi angkatan kerja muda Indonesia, masyarakat umum, dan aparatur sipil negara.
Pemerintah Indonesia memberi perhatian serius kepada 64.2 juta UMKM Indonesia untuk bisa onboard go digital, karena potensi ekonomi digital Indonesia yang besar. Bahkan, Pemerintah telah menargetkan agar pada tahun 2024 mendatang, jumlah pelaku UMKM yang tergabung ke dalam ekosistem digital dapat meningkat pesat hingga 30 juta pelaku melalui Program Nasional Gerakan Bangga Buatan Indonesia.
