Hal tersebut membuat arek-arek Suroboyo tak terima dan langsung bertindak dengan menurunkan bendera tersebut meskipun nyawa taruhannya.
“Mereka merobek warna biru sehingga menyisakan warna merah dan putihnya saja,”tutur Tito Karnavian.
Dari situ kata Tito terdapat pelajaran penting yang bisa dipelajari. Tanpa menafikan daerah lain, Kota Surabaya juga memiliki peran penting dalam peristiwa 10 November 1945.
Adapun salah satu alasan dapat dipertahankannya Indonesia dari penjajahan adalah berkat nilai kepahlawanan, militansi, dan keberanian arek-arek Suroboyo.
“Sekarang kita bisa menaikkan bendera tanpa ada perlawanan. Berbeda dengan yang dilakukan tokoh-tokoh senior yang ada di Surabaya dulu,”lanjut Tito.
