SURABAYA – Adanya oknum prajurit TNI yang sedang melaksanakan tugas di daerah operasi, melakukan penganiayaan terhadap masyarakat sipil yang mengakibatkan korban luka berat. Penganiayaan tersebut diduga karena adanya kesalah pahaman antara keduanya. Informasi penganiayaan tersebut sudah tersebar luas di masyarakat melalui media sosial, sehingga mengakibatkan masyarakat antipasti terhadap prajurit TNI.
Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, Dansatgasduk Teritorial Kolonel Laut (P) Bayu pranoto segera bertindak cepat dengan mengadakan Koordinasi dengan Dansatgasduk Kesehatan serta Dansatgasduk Hukum. Dansatgas Dukes diminta untuk memberikan dukungan ambulan dan tim kesehatan untuk melaksanakan evakuasi korban ke Rumah Sakit Lapangan (Rumkitlap) TNI. Sedangkan Satgasduk Hukum bertugas untuk menangani kasus perkaranya.
