Sampang – Tradisi 1000 hari masih banyak dilakukan di masyarakat Indonesia apalagi di pulau Jawa Madura untuk mengenang kepergian orang tersayang untuk mendoakannya bersama.
Peringatan 1000 hari sangat akrab terdengar dalam acara kenduri arwah atau tahlilan. Peringatan kematian tersebut biasanya diadakan pada hari ke 1 sampai ke 7, ke 40, ke 100 dan bahkan hari ke 1000.
“Karena peringatan ke 1000 merupakan peringatan penutup dari upacara peringatan kematian dan merupakan tradisi masyarakat umum,” kata H. Mardio selaku tuan rumah kepada Harianradar, Jumat (6/5/2022).
Ia menjelaskan di 1000 hari ini Almh HJ. Semani keluarga mengadakan acara pengajian umum yang di tempatkan di desa Bandan Bira Tengah Sokobanah Kabupaten Sampang Madura.
“Insya Alloh, dalam 1000 hari ini di hadiri seluruh perangkat Desa dan Kyai-kyai, Ulama bersama masyarakat untuk memberikan doa ke Almh HJ Semani,” imbuhnya.
H. Mardio menambahkan, Syukur Alhamdulillah, kami atas nama keluarga sangat senang sekali karena mulai pagi banyak masyakat yang berdatangan untuk memberikan doa kepada Almh HJ Semani, Apalagi di hadirin oleh Kyai Sabidin dari Bira Tengah dan Kyai Nur Udin Mufit Pamekasan juga memberikan doa
“Semoga kirim doa di 1000 harinya berjalan lancar, Almh HJ Semani di berikan kelapangan di alam kubur, mudah-mudahan dosa-dosa diampuni dan amal baiknya Almh selama hidup di terima di sisi Alloh,” pintanya.
Reporter : JR
