Indeks

Hoax! Perangkat Desa Dumajeh Membantah Warganya Terpapar Covid-19

Bangkalan, Harianradar.com – Sempat viral dan gempar adanya berita warga Desa Dumajah, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur terpapar covid-19 yang menyebar di Media sosial whatsap dan facebook, Senin (14/06)

Saat dikonfirmasi terkait berita viral di sosial media tersebut awak media mencoba konfirmasi ke Kepala Desa (Kades) Dumajeh dan di dampingi oleh Perangkat Desa mengatakan, ia membantah bahwa berita warga Desa Dumajeh, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan itu informasinya adalah berita hoax atau tidak benar.

Karena semua itu meninggalnya bukan karena covid-19, Hanya penyakit bawaan saja.” Kata Perangkat Desa, saat di wawancarai awak media ini

Sebelumnya, ada salah satu warga sini (Desa Dumajeh) bernama Marhatib saat melintasi Suramadu arah Surabaya, ia terkena penyekatan tes swab antigen dan hasilnya dinyatakan Positiv covid-19

Kemudian, pak Marhatib di karantina 4 (empat) hari setelah itu oleh tim gugus satgas covid-19 diperbolehkan pulang kerumah, lantaran istri pak Marhatib meninggal dunia, akan tetapi istrinya bukan karena covid-19 melainkan mempunyai riwayat hidup darah tinggi atau struk.” imbuhnya

Selang beberapa hari, pak marhatib meninggal dunia bersamaan dengan anak putrinya yang tinggal di Desa Modung, Kabupaten Bangkalan

“Perlu diketahui, anak putri pak marhatib dan pak Marhatib meninggal nya di beda tempat, dan dikuburkan sama-sama di Desa Dumajeh Bangkalan.” Jelasnya

Pesan kami, “Kepada semua masyarakat khususnya di Desa Dumajeh agar selalu mematuhi protokel kesehatan (prokes) seperti mencuci tangan, memakai masker, dan menjauhi kerumunan guna memutus mata rantai covid-19 yang melanda di Kabupaten Bangkalan.” Tutupnya

 

 

Reporter : Jamal

Exit mobile version