banner 468x60

Dor! Coba Kabur, Polisi Berikan Timah Panas Begal Driver Ojol Kertajaya Indah Regency

banner 468x60

Surabaya, Harianradar.com – Polisi tak butuh waktu lama hanya hitungan jam meringkus pelarian pelaku begal driver ojek online (Ojol) di Jalan Kertajaya Indah Regency Surabaya yang kejadiannya, Senin malam (25/1/2021).

Setalah ditangkap polisi, baru diketahui identitas pelaku begal ojol itu bernama Aries Frediyanto (24) warga Kebalen Wetan, Surabaya.

banner 604x812

Kapolsek Sukolilo, Kompol Subiyabtana didampingi Kanit Reskrim Polsek Sukolilo, Iptu Zainul Abidin, setelah berhasil membekuk pelaku begal langsung menunjukkan tersangka beserta barang bukti kejahatan.

Menurut Kapolsek Sukolilo, Kompol Subiyabtana, sejak dari rumah, tersangka mengaku telah merencanakan aksi tak terpujinya itu, dengan berbekal sebuah pisau dapur, kemudian berjalan ke sebuah warung di dekat Apartemen Puncak Kertajaya, Surabaya.

“Setelah sampai di warung, ia meminta salah seorang penjaga warkop untuk memesankan driver ojek online menjemputnya di titik pintu masuk mobil Apartemen Puncak Kertajaya,” kata Kompol Subiyabtana, Kapolsek Sukolilo didampingi Kanit Reskrim Iptu Zainul Abidin, Selasa (26/1/2021) dini hari.

Untuk diketahui, Aku tersangka, tidak memiliki handphone, maka minta bantu penjaga warkop untuk dipesankan driver ojek online. Setelah itu, tersangka menunggu di depan pintu masuk mobil Apartemen tersebut. Lalu datanglah seorang driver ojek online berinisial R F Sapurta (18) warga Bulak Cumpat Surabaya datang, selanjutnya tersangka langsung naik layaknya penumpang.

“Kira-kira jalan 100 meteran, arah putar balik Jalan Kertajaya Indah Regency Surabaya, tersangka langsung merampas handphone korban dan menusuk perut bagian kiri, saat itu korban masih sempat melakukan perlawanan dan berteriak minta tolong,” terang Kompol Subiyabtana.

Dari keterangan tersangka mengaku jika terpaksa dan nekat, karena terlilit kebutuhan hutang, sebab sudah enam bulan tak bekerja serasa sudah putus asa, untuk menghidupi anak dan istrinya.

“Walaupun tersangka mengaku baru sekali beraksi, Namun diberikan tindakan tegas, tepat dan terukur (timah panas) di kedua kakinya, ini terpaksa dilakukan petugas karena mencoba kabur ke arah tanah kosong dikelilingi tembok besar dan masih membawa pisau dan dianggap membahayakan petugas, padahal kami lakukan tembakan peringatan namun tidak digubris,” ungkap Kompol Subiyabtana.

Kini tersangka diamankan di hotel prodeo Polsek Sukolilo beserta barang bukti berupa pisau dan sepeda motor Honda Scoopy bernopol L 2469 PX, serta handphone Vivo milik korban.

“Atas perbuatan tersangka, kami sangkakan dengan jeratan pasal 365 KUHP,” pungkas Kapolsek Sukolilo. (sam/sul)

banner 468x60
banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

banner 468x60